Man City Juara, Klub Mantan Pemain Timnas Indonesia Semata Wayang Jadi Unggulan di Liga Champions | OneFootball

Man City Juara, Klub Mantan Pemain Timnas Indonesia Semata Wayang Jadi Unggulan di Liga Champions | OneFootball

Icon: Bolasport.com

Bolasport.com

·10 Juni 2023

Man City Juara, Klub Mantan Pemain Timnas Indonesia Semata Wayang Jadi Unggulan di Liga Champions

Gambar artikel:Man City Juara, Klub Mantan Pemain Timnas Indonesia Semata Wayang Jadi Unggulan di Liga Champions

BOLASPORT.COM - Keberhasilan Manchester City menjadi juara Liga Champions 2022-2023 membawa berkah buat klub yang pernah diperkuat pemain yang hanya sekali membela timnas Indonesia.

Manchester City menjadi juara Liga Champions 2022-2023 pada Minggu (11/6/2023) dini hari WIB.


Video OneFootball


Dalam laga final di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki, Manchester City mengalahkan Inter Milan 1-0.

Keberhasilan ini membuat tim asuhan Pep Guardiola akan masuk ke Liga Champions 2023-2024 dengan status sebagai juara bertahan.

Kondisi ini menjadi berkah bagi Feyenoord Rotterdam.

Slot di Pot 1 Liga Champions 2023-2024 untuk klub juara Liga Inggris 2022-2023, yang seharusnya digunakan Man City jadi tak terpakai.

Alhasil, jatah itu dialihkan buat juara Liga Belanda 2022-2023, Feyenoord Rotterdam.

Masuk ke Pot 1, feyenoord menjadi salah satu unggulan utama di Liga Champions musim depan.

Feyenoord menjadi juara Eredivisie 2022-2023 setelah terakhir melakukannya pada 2016-2017.

Klub yang bermarkas di Stadion De Kuip itu menyelesaikan musim dengan 82 poin.

Tim asuhan Arne Slot unggul atas dua rival bebuyutannya, PSV Eindhoven (75 poin) dan Ajax Amsterdam (69).

Di pot 1 Liga Champions 2023-2024, Feyenoord ditemani Manchester City sebagai juara bertahan Liga Champions, Sevilla (juara bertahan Liga Europa), Barcelona (juara Liga Spanyol), Napoli (juara Liga Italia), Bayern Muenchen (juara Liga Jerman), PSG (juara Liga Prancis), dan Benfica (juara Liga Portugal).

Inter Milan yang kalah di final Liga Champions 2022-2023 masuk Pot 2 untuk musim depan.

Pot 2 juga diisi oleh Real Madrid, Atletico Madrid (Spanyol), Manchester United, Arsenal (Inggris), Borussia Dortmund, RB Leipzig (Jerman), dan Porto (Portugal).

Pot 3 sudah pasti diisi Shakhtar Donetsk (Ukraina), RB Salzburg (Austria), AC Milan, Lazio (Italia), dan Red Star Belgrade (Serbia).

Sementara itu Union Berlin (Jerman) dan Lens (Prancis) sudah pasti berada di Pot 4.

Real Sociedad (Spanyol), Celtic (Skotlandia), dan Newcastle United (Inggris) bisa berada di Pot 3 atau Pot 4, tergantung hasil kualifikasi Liga Champions 2023-2034 yang juga akan menentukan 6 klub kontestan terakhir.

Yang menarik, seperti jamaknya sejumlah klub Belanda, Feyenoord Rotterdam punya kedekatan dengan Indonesia.

Klub berkostum merah-putih dengan celana hitam itu bahkan pernah memiliki satu mantan pemain timnas Indonesia.

Orang itu adalah Jhon van Beukering.

Dia memperkuat Feyenoord pada 2010-2011, tepat semusim sebelum pindah ke Liga Indonesia untuk membela Pelita Jaya.

Namun, karier Van Beukering bersama Feyenoord tidak berjalan dengan baik.

Dia malah terkenal karena larinya sangat lambat.

Pelatih Feyenoord kala itu, Mario Been, bahkan pernah bercanda dengan menyalahkan angin setelah menyaksikan Van Beukering melakukan sprint dengan sangat lambat dalam penampilan pertamanya.

Sebelumnya waktu membela NEC, Van Beukering sudah terkenal dengan julukan Jhonny of the Burger King lantaran sering kelebihan berat badan.

Reputasi overweight itu juga terbawa saat Jhon van Beukering menjadi pemain timnas Indonesia.

Dinaturalisasi pada 10 Oktober 2011, Van Beukering melakukan debutnya buat timnas Indonesia saat berlaga melawan Timor Leste pada 14 November 2012.

Dia membuat assist untuk Bambang Pamungkas dalam laga yang dimenangi Skuad Garuda dengan skor 1-0 itu.

Van Beukering kemudian tampil dalam laga resmi di Piala AFF 2012 saat timnas Indonesia kalah 0-2 Malaysia pada 1 Desember 2012.

Pertandingan itu menjadi penampilan semata wayang alias satu-satunya buat Van Beukering bersama timnas Indonesia dalam laga resmi.

Kabar terakhir menyebutkan Van Beukering sekarang bekerja sebagai petugas keamanan di kelab malam De Nacht di Tilburg.

Seperti dikutip dari media Belanda, Sportnieuws.nl, pada 24 Maret lalu, Jhon van Beukering diduga terlibat dalam kasus kepemilikan ganja dan penyerangan.

Lihat jejak penerbit